Perseroan sebagai anggota Grup MIND ID, turut serta dalam mewujudkan visi MIND ID yaitu "MIND ID for Indonesia and The World", untuk menjadi perusahaan pertambangan terintegrasi yang menyediakan komoditas strategis secara berkelanjutan melalui kegiatan eksplorasi, produksi, hilirisasi, dan penguatan rantai pasok, guna mendukung kedaulatan nasional serta kebutuhan global.
Komitmen ini diwujudkan melalui 6 (enam) pilar keberlanjutan, yaitu Environmental & Climate Change, Smart Operation & Product Stewardship, People, Society, Economic Development, dan Governance, guna memastikan kontribusi Perseroan terhadap prioritas strategis Indonesia dan transisi energi global dilaksanakan dengan integritas dan akuntabilitas.

Berdasarkan Sustainability Pathway yang telah dikembangkan oleh MIND ID, Perseroan menetapkan Sustainability Priorities 2030 sebagai pedoman dalam pelaksanaan strategi keberlanjutan perusahaan.

Dalam penyusunan Laporan Keberlanjutan, TIMAH menerapkan proses review dan persetujuan berjenjang yang melibatkan Direksi, Dewan Komisaris, serta para pemangku kepentingan melalui berbagai forum komunikasi dan konsultasi.
Melalui proses tersebut, TIMAH menghimpun aspirasi dan umpan balik dari pemangku kepentingan internal maupun eksternal, termasuk pemegang saham, karyawan, pemerintah, pelanggan, mitra usaha, masyarakat, media, dan institusi terkait lainnya.
Laporan Keberlanjutan Tahun 2025 telah melalui proses penyusunan dan reviu komprehensif oleh Direksi dan Dewan Komisaris, mencakup pembahasan atas Sustainability Pathway, target dan capaian keberlanjutan, isu pemangku kepentingan, serta topik material laporan.
Laporan juga telah dibahas oleh komite di bawah Dewan Komisaris dan melalui proses assurance oleh pihak independen guna memastikan keakuratan, kelengkapan, dan transparansi informasi yang disampaikan.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai pelibatan pemangku kepentingan, dapat merujuk pada Laporan Keberlanjutan TIMAH.